//
you're reading...
Uncategorized

Anggota Dewan PKS Tuding PAW Cacat

* Dipaksa Teken Pengunduran Diri

ilustrasi

ilustrasi


MITRA News (Madiun), Rencana pemecatan dua kader PKS, Handoko Pur Sigit dan Fachruddin Taufiq dari kursi DPRD Kabupaten Madiun bakal mendapat perlawanan. Sebab, surat pengunduran diri keduanya yang dijadikan dasar PAW dinilai cacat hukum, karena ada unsur pemaksaan.

Seperti ditegaskan, Fachrudin Taufiq anggota DPRD Kabupaten Madiun dari PKS. “Rencana PAW cacat. Sebab dasar untuk melakukan PAW tidak ada. Apalagi, belum lama ini saya dipaksa menandatangani surat pengunduran diri. Apa ini yang dijadikan dasar,” kata Fachrudin.

Menurutnya, apabila alasan yang dikemukan hanya untuk (caleg 2009 yang perolehan suara) tiga besar. Hal tersebut juga tidak ada dasarnya. Sisi lain, selama ini pihaknya merasa tidak pernah melakukan pelanggaran apalagi membangkang terhadap keputusan partai.

“Kami hanya punya utang iuran wajib anggota dewan (Iwad) sejumlah Rp 20 juta. Tapi, sudah saya lunasi semua. Tidak ada pelanggaran yang kami lakukan. Jadi dasarnya itu nggak ada,” ujarnya.

Karena itu, tambah Fachrudin, pihaknya akan berupaya melakukan koordinasi dengan pimpinan induk partai dan Ketua DPRD. “Ini masih akan kami koordinasikan dan konsultasikan,” seraya meminta untuk tidak buru-buru diberitakan.

Sementara itu, Handoko Pur Sigit belum bisa memberikan keterangan banyak terkait rencana PAW. Saat dikonfirmasi, Handoko mengatakan, masih rapat. (jur)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: