//
you're reading...
Uncategorized

Ambil e-KTP, Warga Dua Desa Di Ngawi Dipungli

ilustrasi

ilustrasi


MITRA News (Madiun), Pendistribusian KTP elektronik (e-KTP) di Desa Jeblogan dan Desa Gelung Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi diduga ada pungutan liar (pungli) dilakukan oleh oknum aparat tingkat desa sampai RT. Setiap warga dibebani biaya sebesar Rp. 2-3 ribu rupiah.

Sukemi, warga setempat mengungkapkan, dirinya saat mengambil e-KTP memang dimintai uang sebesar Rp. 2 ribu. Jika tidak membayar, maka e-KTP tidak diberikan. Alasannya bermacam-macam, mulai foto di KTP rusak dan harus foto lagi.

“Tapi, begitu warga membayar sesuai ditentukan, e-KTP langsung diberikan. Aneh sekali. Masa fotonya rusak. Tapi kok setelah dibayar Rp 2 ribu, e-KTP langsung diberikan,’’ ungkap Sukemi.

Menurutnya, warga di Desa Jeblogan, memang tidak mengambil e-KTP di Kecamatan. Tapi, pada saat pendistribhusian, terdapat lima petugas dari kecamatan yang turun gunung ke lokasi. “Mereka (petugas kecamatan,red) standby dikantor desa pada akhir November lalu. Bertugas mulai pukul 08.00 hingga pukul 23.00. Hanya dua hari disini,” terang Sukemi.

Sementara itu, seorang Ketua RT Desa setempat yang tidak mau disebutkan namanya, mengakui jika dirinya telah memungut biaya kepada warga untuk pengambilan e-KTP sebesar Rp 2-3 ribu. Uang tersebut, dipakai untuk transportasi mempelancar pengurusan e-KTP.

“Uang itu disetor untuk biaya transport petugas dari Kecamatan Paron. Katanya untuk memperlancar pengurusan. Jika warga tidak mau membayar, maka e-KTP tidak diberikan,”kata ” katanya seraya mewanti-wanti namanya tidak disebutkan.

Secara terpisah, Plt Camat Paron Subandono dikonfirmasi mengaku belum mendapat laporan terkait masalah pungli tersebut. Pihaknya, berjanji akan melakukan klarifikasi ke anak buahnya.

“Apakah memang dapat imbalan uang saat melakukan pelayanan atau uang tersebut hanya alibi oknum perangkat untuk mengeruk keuntungan, ini masih akan saya cek,” ujarnya seraya berjanji, menseriusi temuan tersebut. “Kalau nanti memang terbukti, saya akan perintahkan agar uang dikembalikan ke masyarakat, karena program ini gratis,” janjinya. (dik/jur)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: