//
you're reading...
Uncategorized

Aroma ‘Kongkalikong’ Penjualan Aset Menguat

* Bupati Setuju Dibeli Pemkot Tanpa Lelang

ilustrasi


MITRA News (Madiun) – Aroma dugaan ‘kongkalikong’ soal penjualan aset tanpa lelang, antara Pemerintah Kabupaten Madiun dan Pemerintah Kota Madiun disinyalir demi kepentingan politik menguat. Buktinya, Bupati Madiun Muhtarom menyetujui proses penjualan aset tanpa lelang.

“Kalau bisa dengan tidak melalui lelang, kenapa tidak. Tapi, apabila memang harus melalui mekanisme lelang ya akan kita ikuti sesuai ketentuan. Kami tidak akan memaksakan,” kata Bupati Madiun Muhtarom.

Alasan klasik Muhtarom, penjualan aset ke Pemkot Madiun tanpa lelang akan mempermudah dan mempercepat proses. “Ini akan ngenteng-ngentengi beban dan justru bisa mempercepat upaya penjualan asset.Yang penting, ada regulasi yang mengatur dan patokan harga tidak lepas dari appraisal,” ujar Muhtarom yang akan maju lagi pada Pemilukada 2013 mendatang.

Meski demikian, pihaknya keberatan jika penjualan asset ke Kota Madiun dikaitkan dengan bargaining politik jelang Pemilukada 2013. “Ini dalam rangka percepatan pembangunan Ibukota Kabupaten. Pokoknya, akan mengikuti sesuai ketentuan dan tidak ada hubungannya dengan bargaining Pemilukada,” katanya.

Pihaknya berjanji, penjualan setengah asset Pemkab Madiun yang berada di Kota Madiun akan tuntas tahun ini. Sedang sisanya pada tahun 2013 mendatang. “Kalau maunya kita, lebih cepat lebih baik. Mumpung belum sampai pembahasan APBD. Tapi, karena belum memindahkan semua, maka separo asset kita targetkan tahun 2013 sudah bisa dilelang,” paparnya.

Diketahui, rumor berkembang aset Pemerintah Kabupaten Madiun disinyalir dijadikan ’bargaining politik’ dengan elit di Kota Madiun demi kepentingan logistik Pemilukada Kabupaten Madiun 2013. Sebab itu, berbagai cara dengan modus sistemik ditempuh.

Bahkan, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Moh Hadi Sutikno juga telah menyatakan secara tegas jika sejumlah aset yang akan dibeli Pemerintah Kota Madiun dijual tanpa melalui proses lelang. Yaitu aset Kantor Dinas Perikanan dan Peternakan yang sekarang serta eks Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Jalan Salak akan dibeli oleh pemkot Madiun.

Sedangkan asset lainnya yang akan dilelang tahun ini diantaranya asset eks rumah dan kantor Dinas Perikanan dan Peternakan Jalan Salak III dengan luas tanah 1000 meter persegi dan luas bangunan 270 meter persegi.

Tanah kosong dengan luas tanah 491 berada di Demangan atau belakang kantor BPN. Rumah Dinas Perikanan dan Peternakan di Jalan Yos Sudarso luas tanah 1020 meter persegi dan luas bangunan 511 meter persegi. Tanah Dinas Kesehatan Jalan Yos Sudarso dengan luas tanah 740 meter persegi dan luas bangunan 160 meter persegi. Kantor Dinkopindagta dengan luas tanah 1195 dan luas bangunan 446.75 meter perseguí (emy)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: