//
you're reading...
Uncategorized

Tersangka Korupsi KIR Jadi Saksi Mahkota

* PH Nilai Tidak Cukup Bukti


MITRA News (Madiun) – Langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memeriksa empat tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Kawasan Industry Rokok(KIR) Bendo sebagai saksi mahkota dinilai tidak tepat. Selain itu, Kejari tidak cukup bukti untuk menetapkan empat pejabat Pemkab Magetan tersangka.

Hal itu diungkapkan penasehat hukum (PH) empat tersangka, Indra Priangkasa SH usai mendampingi tersangka menjalani pemeriksaan di Kejari setempat, Rabu (7/11/12). Keempat tersangka yaitu Suwaji (Assiten 1), Eko Murjianto (Kabag Pemerintahan), Venlly (mantan Kadin Disperindag) dan Awang (PPK Disperindag).

”Pemanggilan klien kami sebagai saksi mahkota tidak tepat. Sebab, logikanya saksi mahkota itu muncul apabila sudah tidak ada saksi lagi atau alat bukti lemah. Jadi saya menilai, Kejari tidak punya cukup bukti untuk menjerat klien kami,” kata Indra Priangkasa.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Hedwin Witanto mengatakan penetapan tersangka terhadap empat pejabat dilingkup Pemkab Magetan tersebut sudah tepat dan cukup bukti. Hal itu diperkuat dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang telah menemukan kerugian negara mencapai Rp. 882 juta rupiah.

”Silahkan saja mereka berkata itu. Hasil audit BPK telah menemukan adanya kerugian Negara Rp.882 juta, kita lihat saja pembuktian dari bukti yang kami miliki nanti di pengadilan,”ujarnya. (x1)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: