//
you're reading...
Uncategorized

PDAM Buka SBR, Warga Kesulitan Air


MITRA News- Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Magetan terkesan ‘ngawur’. Meski kondisi debit air mengalami penyusutan hingga 50 persen sesuai laporan resmi Direktur PDAM ke Bupati, namun perusahaan plat merah ini masih tetap membuka lowongan sambungan baru rumah (SBR) kepada warga. Akibatnya, sejumlah desa kini mengalami kelangkaan air bersih.

Seperti terjadi di Desa Milangasri kecamatan Panekan. Selama dua hari terakhir, ratusan warga tak bisa lagi menikmati air bersih. Alhasil warga karena tak mendapat pasokan air bersih dari PDAM warga pun terpaksa tidak mandi selama 2 hari.

”Air kami di tempat ini sudah mati 2 hari,karena tidak ada alternative lain untuk mencari air. Kami tepaksa tidak mandi selama 2 hari,”ujar Sugiyo(62) warga RT 10 rw 2 desa Milangasri, Panekan ini.

Humas PDAM Gianto mengakui kesulitan air di beberapa tempat di Magetan akibat penurunan debit air. Serta tingginya permintaan SBR.” penurunan debit mata air yang terjadi sekarang ini,serta besarnya SBR yang harus terlayani membuat beberapa tempat stok airnya terganggu ,”ungkapnya.

Kondisi ini tidak membuat PDAM Magetan lantas membuat batasan terhadap SBR yang semakin membanjiri meja direksi PDAM ini. Tercatat hingga kini telah 2.580 pelanggan baru yang telah mendaftar anehnya PDAM justru mengungkapkan PDAM masih mampu melayani pelanggan baru .

”Hingga kini kami telah mendapat 2.580 pelanggan baru untuk sementara ini kami rasa PDAM masih mampu melayani permintaan SBR baru,”ungkap Gianto.(x1)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: