//
you're reading...
Uncategorized

Dinkes Madiun ‘Abaikan’ Penderita Gizi Buruk

ilustrasi


MADIUN (MITRA Newsweek) – Novi Pratiwi Balita (2 tahun) putri pasangan Suparno dan Sulistyowati warga Desa Tempursari, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun diduga menderita gizi buruk. Ironisnya, meski orangtua tak memiliki biaya untuk berobat, Dinas Kesehatan setempat terkesan mengabaikan.

Balita penderita bibir sumbing itu hanya meiliki berat badan 7 kilogram. Berat badan tersebut masih jauh dari standart balita seusianya dan hanya terbaring dipangkuan ibunda.

Sulistyowati ibu Balita naas ini mengaku, kesulitan untuk membiayai perawatan anaknya. Pasalnya, karena keterbatasan ekonomi membuat anaknya terserang penyakit gizi buruk. Selain itu, karena terbentur susahnya mengurus surat jaminan kesehatan masyarakat.

“Bobotnya cuma 7 kilo padahal umurnya sudah 2 tahun. Pernah ke dokter, tapi disarankan ikut terapi. Kita orang miskin mas, perlu biaya untuk perawatan. mau berobat gratis, tapi tak memiliki Jamkesmas. ngurusnya susah mas,” ungkapnya.

Sulis berharap berharap Pemkab Madiun membantu mencarikan jalan keluar bagi kesembuhan anaknya. “Kami sangat ingin anak saya sembuh seperti anak sebayanya. Tapi mau bagaimana lagi, uang tidak punya. Ya berharap pada Pak Bupati bias membantu agar sembuh anak saya ini,” pintanya.

Hingga berita ini diturunkan pejabat dari Dinkes Kabupaten Madiun belum berhasil dikonfirmasi. (jur)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: