//
you're reading...
Uncategorized

DP4 Pemilukada Kabupaten Madiun Amburadul

MADIUN (MITRANewsweek) – Daftar pemilih pemilu potensial (DP4) di Dispendukcapil Kabupaten Madiun amburadul. Akibatnya, akan berdampak pada pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Madiun 2013 mendatang.

Hasil temuan LSM Madiun Transparansi (Mantra) menyebutkan, antara data program SIAK dengan e-KTP terindikasi terjadi kesenjangan data ganda yang mencapai sekitar 20 ribu lebih.

“Apabila tidak segera diperbaiki, saya yakin pelaksanaaan Pemilukada Kabupaten Madiun 23 Mei 2013 terancam amburadul, hanya gara-gara DP4 yang tidak sesuai,” kata Ketua LSM Mantra Subari kepada wartawan.

Menurut mantan Anggota DPRD Fraksi PDIP ini, perbaikan DP4 perlu segera dilakukan, karena pada tanggal 27 Nopember 2012 nanti dokumen DP4 harus sudah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun. Sebab, DP4 akan digunakan oleh KPU untuk menjaring jumlah masyarakat sebagai pemilih dalam Pemilikada mendatang.

“Dalam setiap pelaksanaan pemilihan, jiwa dan rohnya terdapat di pemilih. Karena itu, Dispendukcapil jangan sampai menciderai demokrasi hanya gara-gara DP 4,” tegasnya.

Pihaknya juga mengancam, dalam waktu dekat akan ngluruk kantor Dispendukcapil setempat guna klarifikasi kesiapan DP4. “Kalau DP4 amburadul, secara otomatis semua akan ikut amburadul. Jika ini yang terjadi, maka Dispendukcapil bisa dikatakan melakukan pelanggaran dan ini rawan gugatan,” kata aktivis gembur ini.

Secara terpisah, Kepala Dispendukcatpil Kabupaten Madiun Widodo dikonfirmasi mengakui, adanya kesenjangan data tersebut. Menurutnya, penyebab utama data ganda adalah karena minimnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan apabila terjadi kepindahan, kematian dan kelahiran.

“Data yang ada di kami adalah data yang teradministrasi. Kalau tidak ada laporan pindah, kematian dan lahir kita ya nggak tahu. Tahunya setelah nanti kita integrasikan dengan data e-KTP dan data base di Dukcapil,” akunya.

Menurutnya, saat ini DP 4 baru disusun dan proses sedang berjalan. Sedangkan integrasi data akan dilakukan setelah perekaman data e-KTP rampung tanggal 14 Oktober depan dan data tersebut akan diserahkan secara resmi pada bulan Nopember.

“Integrasi digunakan untuk mengakuratkan data. Kalau nanti dicocokkan dengan data di E-KTP, mestinya sudah tidak ada data ganda lagi. Tapi, karena Dispendukcapil punya data orang pindah, mati dan lahir tidak dilaporkan, maka perlu dilakukan validasi data lagi,” terangnya seraya menghimbau, agar warga melaporkan keluarganya apabila akan pindah tempat, meninggal dunia atau melahirkan.

Disinggung bagaimana menentukan daftar pemilih pemula, Widodo mengatakan, saat ini terdapat 808 ribu lebih penduduk Kabupaten Madiun dan sekitar 636 ribu wajib e-KTP. Soal pemilih pemula, pihaknya mengaku sudah memilki data. “Yang umur 17 tahun pada tanggal 25 Mei 2013 berapa. Di database kami sudah ada. Kalau data itu kita buka, nanti akan keluar sendiri datanya,” ujarnya.

Widodo optimis, pihaknya bisa menuntaskan validasi data DP 4 se akurat mungkin. “Kewajiban tanggal 27 Nopember. Secara resmi DP 4 itu kita serahkan,” tandasnya. (emy/mm)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: