//
you're reading...
Uncategorized

Mutasi Jilid III, Belasan Pejabat Bakal Bergeser

* Oknum PNS Tim Bacabup Dipertahankan

MITRANewsweek-Gerbong mutasi jilid III di lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun yang sempat tertunda, dipastikan akan berlangsung bulan ini. Belasan pejabat yang pro dan kontra Bupati Madiun Muhtarom bakal bergeser.

Informasi menyebutkan, mutasi terhadap pejabat eselon II, III dan IV tertunda, salah satunya karena faktor selektif Baperjakat terhadap pejabat yang masih loyal terhadap Bupati Muhtarom maupun rivalnya Sukiman mantan Sekda Kabupaten Madiun.

Bupati Madiun Muhtarom dikonfirmasi membenarkan jika mutasi akan dilakukan bulan ini dan lamanya proses mutasi jilid III ini, karena harus selektif menempatkan orang.

“Insaallah bulan ini. Mutasi berlama-lama ini karena Baperjakat menaruh perhatian. Karena ternyata menempatkan orang yang sesuai dengan kompetensinya itu juga sulit,” kata Muhtarom belum lama ini.

Meski demikian, pihaknya membantah jika orientasi mutasi atas dasar suka dan tidak suka. Kebijakan ini diperlukan karena terdapat empat jabatan eselon dua yang kosong, yaitu, dua jabatan staf ahli dan dua jabatan asisten.

“Tendensinya bukan kok suka atau tidak suka. Tapi kita pilah sesuai Daftar Urut Kepangkatan, profesional dan senioritas. Tapi ya nggak mungkin kalau tidak ada yang digeser,” jelasnya.

Sementara itu, wacana beredar dilingkup Pemkab Madiun, mutasi kali ini dirasa sebagai ‘kado manis’ bagi pejabat yang kontra Muhtarom. Lantaran, menjelang Pilkada biasanya sarat tarik kepentingan dan logistik. ”Yang beruntung itu pejabat yang dikotak, mereka tidak mikir Pilkada,” celetuk PNS dilingkup Pemkab saat di Kantin setempat.

Rumor sejumlah nama pejabat eselon II , III yang disebut-sebut masuk list kena geser, seperti Riantini Kepala Bappeda, Basito Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun), Beny Adiwijaya Kepala Dinsosnakertrans. Ketiganya akan dikotak di pos ’kering’ sebagai staf ahli.

Sedangkan pejabat yang dinilai pro Muhtarom dan bersedia mendukung dalam Pilkada akan menempati posisi ’basah’ (sebutan posisi strategis). Seperti Budi Cahyono Asisten Perekonomian dan Pembangunan di plot sebagai Kepala Bappeda. Posisinya digantikan Komari Kabag Perekonomian.

Kabid Pentalattas Dinsosnakertrans Suyadi dikabarkan naik menggantikan posisi Beny Adi Wijaya. Posisi Kadindik Suhardi tukar dengan Kepala Litbang Sodik. Kabag Tapem Sawung Rehtomo diprediksi mengisi jabatan Camat Jiwan. Posisinya digantikan Camat Mejayan Joko Lelono. Sekcam Mejayan Erik Sanjaya naik menggantikan Joko Lelono.

Agus Trisilo yang kini menjabat Kabid di Bappeda dikabarkan menduduki posisi ditinggalkan Komari. Anang Sulistyono, Staf Ahli kali ini akan ditempatkan sebagai Asisten bidang pemerintahan.

Dalam mutasi kali ini, Baperjakat terkesan tidak profesional dan diskriminatif. Buktinya, sosok Fathrur Rozi Kabid SDA PU Pengairan ini justru ditempatkan di lahan basah sebagai Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan menggantikan Basito.

Sedangkan pejabat lain yang melanggar kepegawaian dipertahankan. Seperti halnya, Eko Junianto Kepala Kantor Lingkungan Hidup (LH). Kendati terbukti terjun dalam politik praktis selama ini sibuk sebagai tim bakal calon bupati Sukiman, tidak kena sanksi. Bahkan, sekarang posisinya tidak digeser. (jur/mm)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: