//
you're reading...
Uncategorized

APTI Ngawi Tuding Penggunaan Dana Rp. 8,7 M Tidak Transparan

MiTRa-Ngawi, Pemerintah Kabupaten Ngawi dinilai tidak transparan dalam pengelolaan dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT) tahun 2012 sebesar Rp. 8,7 miliar. Dana cukai yang seharusnya dikembalikan untuk mensejahterakan petani tembakau, justru dipakai untuk mematikan keberlangsungan hidup petani tembakau.

“Penggunaan dana cukai tidak transparan. Dana cukai diperuntukan untuk perbaikan mutu dan kualitas, justru program yang dilaksanakan tidak sesuai dengan tupoksinya,” Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Ngawi, Waskito.

Selama ini, lanjut Waskito, APTI yang bersentuan langsung dengan petani tembakau juga tidak pernah dilibatkan dalam setiap program kegiatan bersumber dari dana cukai. “Seolah-olah menutup-nutupi. Harusnya, APTI dilibatkan. Masak mulai tahun 2010 hingga sekarang, kami tidak dilibatkan,” katanya.

Akibatnya, program di Satuan Kerja (Satker)selaku penerima alokasi dana cukai tidak jelas. Bahkan cenderung tidak memberikan kesejahteraan bagi petani tembakau. Dikhawatirkan, penyerapan anggaran juga rawan penyimpangan.

“Untuk tahun 2012, APTI Ngawi belum mengetahui program yang dilaksanakan oleh dinas-dinas. Yang kami tahu hanya bantuan dari Provinsi Jatim saja. Itu pun cuma pupuk ZK sebanyak 15 ton ” ungkapnya.

Data diperoleh, tahun 2010 lalu Pemkab Ngawi mendapatkan gerojokan dana cukai dari pusat Rp, 7,5 miliar, tahun 2011 sebesar Rp 9,3 miliar dan tahun 2012 sebesar Rp 8,7 miliar.

Untuk alokasi tahun 2012 dikelola dibagi 8 SKPD yaitu Dinas Hutbun, Dinkes, Rumah Sakit Dr Soeroto, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Perekonomian, Perdagangan, Koprasi serta KLH.

“APTI mendesak Pemkab Ngawi transparan dalam pengelolaan dana cukai, nggak boleh ditutup-tutupi. Karena untuk kepentingan masyarakat banyak,” tegas Waskito seraya meminta semua pihak untuk ikut melakukan pengawasan anggaran cukai untuk diproses hukum. Sedangkan pejabat kompeten belum berhasil dikonfirmasi. (re/memo)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: