//
you're reading...
Uncategorized

Gubenur Minta Sekda Trenggalek Mengundurkan Diri

H. Soekarwo

MiTRa-Madiun,Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek H. Sukiman yang akan ikut berlaga dalam Pemilukada Kabupaten Madiun 2013 mendatang harus segera mengundurkan diri dari jabatannya, agar tidak melanggar aturan.

Hal itu ditegaskan Gubenur Jawa Timur H. Soekarwo kepada wartawan usai memberikan bantuan paket sembako di Desa Nglanduk, Wungu Kabupaten Madiun, Kamis (26/7/12).

“Jika merujuk pada aturan kepegawaian, siapa pun PNS tak terkecuali seorang sekretaris daerah, terlebih dahulu harus mengundurkan diri apabila yang bersangkutan ingin ngacung dalam Pilkada,” kata Soekarwo

Menurut Soekarwo, seorang Sekda yang ingin melindungi karirnya sebagai PNS, maka bersangkutan tidak boleh berpolitik. Namun, jika sebaliknya maka harus mengundurkan diri. “Ini amanat Undang-Undang,” ujarnya.

Pihaknya juga mengaku tidak keberatan memberikan ijin, apabila nanti bersangkutan nanti benar-benar ikut dalam Pilkada. “Tapi, begitu ijin diberikan, dia tidak bisa kembali lagi menjadi Sekda. Dia harus jadi staf. Makanya harus dipikirkan,” tambahnya.

Sementara itu sinyal dukungan Soekarwo terhadap bakal calon bupati Madiun baik incumbent bupati Muhtarom maupun Sukiman tampaknya juga masih belum jelas. Padahal sebelumnya sempat beredar wacana jika orang nomor satu di Jatim itu sudah menggadang-gadang beberapa figur. “Nanti resminya kapan, akan kita jelaskan kalau sudah resmi,” ujarnya.

Disinggung soal jago yang akan diusung oleh Partai Demokrat, Soekarwo enggan membeberkan. Alasannya, saat ini masih ‘digodok’ diantara elit geng trio Jatim. Diantaranya, Soekarwo Ketua DPD Partai Demokrat, Martono Ketua DPD Golkar dan Sermadji Ketua DPD PDIP.

“Akan kita bicarakan bersama. Tapi kalau soal yang disini, ngomongnya yo ambe Pak Ristu. Tapi kalau di Jatim, tiap tiga bulan sekali kita ketemu antar partai” jelas Ketua DPP PA Gmni ini.

Diketahui sebelumnya, untuk mendapatkan tiket Pemilukada 2013-2018 mendatang, Sukiman telah resmi mendaftar sebagai bakal calon bupati Madiun melalui PDIP. Hal serupa juga dilakukan oleh Incumbent Muhtarom yang ikut-ikutan mengekor langkah Sukiman, kendati belum resmi mengembalikan berkas pendaftaran. Tak heran, peta politik pertarungan kedua mantan musuh bebuyutan dilingkup birokrasi Pemkab Madiun itu cukup sengit guna mendapatkan rekomendasi PDIP. (re)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: