//
you're reading...
Uncategorized

Tiga Guru Dimutasi, Puluhan Siswa SMKN Karee Demo

MiTRa-Madiun, Kebijakan Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun yang memutasi tiga orang guru SMK Negeri I Kare menuai protes. Selasa (10/7/12) siang, puluhan siswa berunjuk rasa menuntut ketiga guru itu dikembalikan lagi ke SMK setempat.

Alasannya, selain dianggap sebagai panutan siswa, para guru itu juga telah berjasa menggagas SMK Negeri I Karee. Ketiga guru itu yaitu, Afifah guru Kimia, Dulrahman guru Mesin dan Haryoto Guru Mesin.

“Afifah kenapa dipindah di Gemarang, padahal di Gemarang ada dua orang guru Kimia disana. Pak Dulrahman adalah penggagas SMK Karee, kenapa harus beliau yang dipindah, kok bukan guru lain, ” koordinator aksi, Agus Harianto Ketua Osis SMKN I Kare.

Diketahui sebelumnya, Dinas pendidikan Kab Madiun melakukan mutasi pemetaan kepada 463 orang guru mulai SD, MI, SLTP, SLTA dan SMK. Mutasi itu sendiri dilakukan pada tanggal 7 Juli lalu. Dalam SK-nya, mereka diperintahkan segera melaksanakan tugas ditempat yang baru.

Informasi beredar, aksi unjuk rasa itu disinyalir akibat provokasi oknum guru, yang tidak terima kebijakan mutasi. Hal ini diketahui dari SMS dari oknum guru kepada wartawan yang menanyakan jadi tidaknya aksi demo.

Ia kemudian membalas SMS yang berbunyi “msh bikin strategi“. Begitu mengetahui upaya penggembosan dilakukan sejumlah pihak kepada siswa-siswa agar tidak melakukan demo.

Tidak heran, jika dalam aksi yang berlangsung dihalaman sekolah itu, para siswa mengkambing hitamkan Kepala Sekolah setempat, Sardjono. Mereka menilai dimutasinya guru kesayangannya, karena Sardjono arogan. “Dia itu keras dan memang tidak baik untuk siswa. Karena itu, kami minta Sardjono diganti,” tegasnya.

Secara terpisah, Haryono salah satu guru yang dimutasi, saat dikonfirmasi mengaku tidak tahu jika ada mutasi. Bahkan, dia juga nampaknya berusaha cari selamat ketika ditanya alasan siswa menolak mutasi dan mengapa siswa lebih dulu mengetahui ada mutasi.

“Saya nggak tahu. Tanyakan saja ke ketua osisnya,” kilahnya seraya mengatakan, jika dirinya legowo dimutasi. “Saya legowo dimutasi, karena saya adalah seorang PNS,” katanya.

Kasek SMKN I karee Sardjono dikonfirmasi membenarkan adanya kebijakan dari Bupati Madiu memutasi ketiga gurunya. Namun, mutasi ini demi kebaikan guru terkait.

“Tujuan mutasi untuk mengamankan guru itu sendiri agar nantinya tunjangan profesinya tidak hilang. Tunjangan profesi guru akan hilang, apabila ia mengajar tidak sesuai dengan keahlian yang dimiliki,” kata Sardjono.

Hingga berita ini ditulis, Dulrahman dan Afifah dan pejabat berkompeten dilingkup Dindik Kab madiun belum berhasil dikonfirmasi terkait masalah ini. (re)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: