//
you're reading...
Uncategorized

Dewan Khawatir Proyek USB Rp. 15 M Menyimpang Bestek ?

MiTRa-Madiun, Proyek pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMKN 1 Mejayan Kabupaten Madiun senilai Rp. 15 miliar mulai disorot Komisi D DPRD setempat. Dikhawatirkan pelaksanaan proyek menyimpang dari bestek dan skedul perencanaan.

Sejumlah permasalahan terjadi, dimana anggaran proyek bersumber dari APBD Propinsi, baru cair setelah pengesahan APBD Perubahan 2012. Apalagi, sesuai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, realisasi anggaran proyek tersebut tidak melalui mekanisme APBD.

“Pengawasan proyek itu prioritas kami. Jangan sampai tidak sesuai dengan besteknya. Apalagi realisasi anggaran proyek itu masih menyisakan masalah, sesuai temuan BPK,” kata Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Madiun, Sarwo Edi kepada wartawan.

Menurutnya, pengawasan proyek USB dibangun diatas lahan sekitar 3,5 hektare di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pandean Kecamatan Mejayan tersebut, memang menjadi prioritas. Hal ini untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait mutu atau kwalitas bangunan.

“Kami akan intens turun ke lokasi proyek dan meminta kejelasan seperti apa struktur bangunannya nanti dan sejauhmana komitmennya. Prinsip proyek tidak boleh molor dari jadwal. Meski realisasai anggaran menunggu PAK, itu konsekwensi rekanan,” kata anggota Fraksi PDIP ini.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen pembangunan Unit Sekolah Baru SMK 1 Mejayan, Doli Sapardi dikonfirmasi berjanji akan menyelesaikan proyek sesuai skedul dan sesuai dengan perencanaanya. “Diusahakan dari skedul yang ada bisa terlampaui,”janji Doli.

Mengenai kendala realisasi anggaran, jelas Dodi, pihak rekanan (PT Sarana Multi Usaha) sudah memahami masalah itu. “Rekanan sudah memahami dan bisa cari utangan dulu. Karena kalau dipaksakan menunggu anggaran, akan kehabisan waktu,” jelasnya.

Sebab itu, tambahnya, untuk mengejar target waktu yang di patok, dalam minggu ini rekanan mulai melakukan persiapan pembangunan konsruksi secara keseluruhan. Sedangkan untuk pekerjaan awal yang sudah dilakukan, yaitu, pemerataan lokasi proyek.

”Sesuai rencana, terdapat tiga zone yang akan dikerjakan secara bersamaan selama 180 hari. Yaitu zone perkantoran, ruang kelas dan laboratorium,” tambahnya.

Diketahui, leading sektor proyek USB dimenangkan PT. Sarana Multi Usaha (SMU) itu yaitu Dinas Pendidikan Kab. Madiun. Dari nilai Rp. 15 miliar, rinciannya sebesar Rp. 8,010 miliar untuk pembangunan konstruksi, Rp. 4, 9 miliar untuk sarana dan prasarana lainnya, sisanya kurang lebih Rp. 3 miliar untuk biaya umum dan mebeler. Sedangkan waktu pengerjaan selama enam bulan atau akan berakhir pada Desember tahun ini. (re)

Diskusi

One thought on “Dewan Khawatir Proyek USB Rp. 15 M Menyimpang Bestek ?

  1. Namanya Proyek Pasti Bermasalah, Tapi Kalau Ngawal Ya Yang Benar, Jangan Sampai Hanya Jadi Bargaining Saja.

    Posted by bulletinmitra | Juli 4, 2012, 9:33 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: