//
you're reading...
Uncategorized

Alat E-KTP Bekas, Pemkab Madiun Kecewa

Pilarnews-Madiun, Pemerintah Kabupaten Madiun kembali dibuat kecewa oleh pemerintah pusat. Lantaran, tambahan tiga set peralatan perekaman data kependudukan E-KTP, merupakan peralatan bekas dari Kota Madiun.

‘’Ya kecewa juga, tapi bagaimana lagi ini sudah hasil maksimal di Kemendagri,’’ ujar Achmad Romadhon, Kabid Kependudukan, Dispendukcapil, Kabupaten Madiun, kemarin (28/6).

Realisasi tambahan peralatan perekaman data E-KTP tersebut, setelah Komisi A DPRD Kabupaten Madiun dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcatpil) setempat lawatan dua hari ke Kemendagri RI.

Menurut Romadhon, tujuan ke Kemendagri sebenarnya untuk menyampaikan tiga nota keberatan atas pelaksanaan program E-KTP di Kab Madiun. Diantaranya, soal status 26 unit alat bekas di Kabupaten Madiun, pembiayaan e-KTP jika molor serta dispensasi memperpanjang deadline penyelesaian perekaman data e-KTP.

Sayangnya, jelas Romadhon, pihak Kemendagri hanya mengakomodir keberatan tersebut dan justru memberikan tiga tambahan alat e-KTP untuk mempercepat perekaman data.

“Kita berharap alat yang diberikan dalam kondisi baru. Namun justru menerima alat bekas pakai dari Kota Madiun dan ada jaminan dari konsorsium PT Quadra jika alat itu ready, untuk serah terima dilakukan kemarin,’’ jelasnya Romadhon dengan nada kecewa.

Rencananya alat itu akan didistribusikan untuk dua kecamatan yang memiliki wajib e-KTP cukup banyak. Yakni 64 ribu lebih wajib e-KTP di Saradan dan 50 ribu wajib KTP di Geger. ‘’Untuk Saradan kita distribusikan dua alat tambahan sekaligus. Sebab disesuaikan dengan kondisi daerahnya yang terpencil. Kalau Geger, kita berikan satu alat tambahan,’’ jelasnya.

Sementara itu, Slamet, ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun mengatakan, pihaknya akan mendukung pemerintah daerah menyelesaikan program perekaman data e-KTP. Yakni dengan membantu soal anggaran.

‘’Dalam pembahasan APBD perubahan, kita akan berupaya menambah alokasi anggaran dalam pelaksanaan e-KTP yang ada di Kecamatan. Sehingga bisa berjalan lancar dan sesuai target, kalau berharap alat tambahan lagi kayaknya sudah tidak bisa. Tambahan tiga alat itu sudah maksimal dari pusat,’’ jelasnya. (rem)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: