//
you're reading...
Uncategorized

Empat Tahun Kabupaten Madiun Dapat Predikat WDP

Pilarnews-Madiun, Setelah eEmpat tahun anggaran berjalan, Pemerintahan Muhtarom- Iswanto (MUIS) kembali harus menerima kenyataan pahit. Lantaran mendapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Temuan pengelolaan asset daerah dan laporan pertanggungjawaban keuangan di sejumlah SKPD menjadi aspek kontribusi buruk terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) APBD tahun 2011.

Ispektur Inspektorat Kabupaten Madiun Bambang Budi Utomo mengatakan, penilaian WDP ini terkait beberapa hal yang memang masih belum bisa terselesaikan. Di antaranya soal pengelolaan aset-aset daerah dan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan.

“Untuk laporan masalah aset masih ada beberapa yang belum di sertifikatkan. Di luar itu, masalah keuangan dinilai masih wajar. Pengecualiannya itu hanya masih perlu dilakukan pembenahan pada sistem akutansi keuangan,” kata Bambang kepada wartawan belum lama ini.

Mengenai masalah keuangan lain, adalah soal LPJ Bantuan Sosial (bansos) senilai Rp5,3 miliar. Pada penilaian ini diketemukan sedikitnya tujuh SKPD yang LPJ kurang memadai. Karena tidak melakukan dokumentasi yang memadai atas dana yang telah dikucurkannya kepada masyarakat.

”Kita akan terus menargetkan agar mendapatkan penilaian WTP. Dan untuk mendapatkan penilaian tersebut semua laporan keuangan harus sesuai dengan SAP (Sitem Akutansi Pemerintah),” tandasnya.

Meski sejak tahun 2008 Pemkab Madiun terus menerus mendapatkan penilaian WDP, namun orang nomor satu di Kabupaten Madiun justru terkesan tidak gusar. Sebab, penilaian BPK itu dianggap masih wajar dan tidak menganggu kinerja Pemkab Madiun.

“Kalau pelaksanaan anggaran tidak masalah. Masih wajar dan baik. Hanya aset itu saja dan masih terus ditelusuri juga oleh Inspektorat,” kata Bupati Madiun Muhtarom seraya berjanji akan melakukan pengawasan ketat pada penggunaan anggaran. Juga akan melakukan inventarisasi aset dengan lebih seksama. “Kita inginnya tahun depan ya WTP,” tambahnya. (re)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: