//
you're reading...
Uncategorized

Kedelai Naik, Perajin Tahu Pusing

Pilarnews-Madiun, Harga kedelai melonjak mengakibatkan perajin tahu dan tempe pusing. Akibatnya, produsen tahu terpaksa memperkecil ukuran tahu, agar tidak gulung tikar.

Menurut Sukiman (45), salah satu perajin tahu di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, kenaikan harga kedelai yang selama ini menjadi bahan utama pembuatan tahu dan tempe membuat perajin menjerit.

”Harga kedelai terus naik secara bertahap sejak dua bulan terakhir. Dan sekarang terpaksa saya kurangi ketebalannya jadi tinggal hanya sekitar 2-3 cm saja, dari biasanya 4-5 cm,” kata Sukiman kepada wartawan.

Dijelaskan, kenaikan harga kedelai terjadi sejak dua bulan terakhir. Untuk kedelai impor naik menjadi Rp 6 ribu per kilogram dari sebelumnya yang berkisar antara Rp 5 ribu hingga Rp5.500 per kilogram. Sedangkan kedelai lokal mencapai Rp. 9 ribu per kilogram, padahal harga biasa hanya sekitar Rp 6 ribu hingga Rp 7 ribu per kg.

“Kalau diluaran satu kilogram kedelai bisa sampai Rp 9 ribu, tapi kalau belinya dalam partai besar, dengan sistem campuran antara kedelai lokal dan impor, saya dapat diskon tinggal Rp 6.500,” jelasnya.

Dia kembali menegaskan, jika harga kedelai yang mencapai Rp 6.500, secara otomatis membuat pengusaha tahu merugi. Apabila tidak segera turun, dipastikan banyak yang gulung tikar.

”Dalam sehari, saya membutuhkan bahan baku kedelai sebanyak 1 ton. Dari kedelai sebanyak itu bisa menjadi tahu sebanyak 324 papan, dimana masing-masing papan berukuran 64×54 cm dan ketebalan mencapai 2-3 cm,” tambahnya. (re)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: