//
you're reading...
Uncategorized

Alat Bobrok, Ratusan Pemohon E-KTP Madiun Kecewa

Pilarnews-Madiun, Ratusan pemohon E-KTP di Kantor Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun kecewa. Sebab, mereka yang terlanjur antri sejak pagi terpaksa harus pulang, lantaran alat perekam data bobrok.

Padahal, puluhan set alat perekam data yang didistribusikan ke Kecamatan tersebut baru dilakukan perbaikan oleh Tim Satuan Tugas Adminduk diterjunkan Depdagri RI pada Jum’at (1/6/12) dan Sabtu (2/6/12) kemarin.

“Kami kecewa. Rumah jauh dipinggir hutan, begitu sampai (antri) tiba-tiba disuruh pulang, katanya, alatnya rusak,” ungkap Parmin warga Desa Kedungbrubus, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun dengan nada jengkel, Rabu (6/6/12).

Senada diungkapkan Agus, warga Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng. Dia mengaku kecewa, lantaran alat E-KTP bobrok membuat proses pembuatan E-KTP miliknya molor. “Ya molor. Wong alatnya rusak. Harus bolak-balik ke sini dan harus keluarin ongkos lagi untuk beli bensin,” ujarnya diamini warga lain.

Kepala Bidang Kependudukan Dispendukcatpil Kabupaten Madiun A. Romadhon, dikonfirmasi membenarkan, jika masyarakat banyak yang kecewa dan melakukan komplain. Meski demikian, pihaknya mengaku tidak bisa berbuat banyak.

“Hasil dilapangan memang masih banyak ditemukan alat perekam data yang rusak. Sebab, kondisinya sejak dikirim dari pusat memang sudah rusak dan bekas digunakan didaerah lain.” kata Romadhon.

Adapun sejumlah peralatan yang masih ada kerusakan diantaranya di wilayah Kecamatan Wonoasri, Sawahan, Balerejo dan Pilangkenceng. “Scan sidik jari dan scan tanda tangan serta iris mata mengalami kerusakan,” jelasnya.

Secara terpisah, Wakil Bupati Madiun juga mengaku kecewa atas kondisi perekaman data e-KTP yang disinyalir bekas dan sekarang dalam kondisi rusak. Bahkan, pihaknya pesimis pembuatan E-KTP, tahun ini selesai tepat waktu.

“Saya nggak yakin program ini bisa selesai tahun 2012 ini,” ujar Wakil Bupati Madiun Iswanto kepada wartawan disela-sela melakukan inspeksi mendadak uji coba perekaman E-KTP di Kecamatan Pilangkenceng, Rabu (6/6/12).

Pihaknya mengaku, dalam pelaksanaan program pusat ini, Pemkab telah sudah mempersiapkan segala tetek bengek termasuk gelontoran dana. Namun, disaat kesiapan daerah sudah matang dan siap jalan, dihadapkan pada kendala rusaknya peralatan E-KTP yang dikirim oleh pemerintah pusat.

”Dengan kondisi ini kami sangat kecewa. Ini mengganggu kelancaran karena error-error seperti itu relatif sering terjadi. Ditempat ini saja, tadi error hampir satu jam,” ujar Iswanto.

Sebab itu, Iswanto meminta pemerintah pusat segera mengirimkan peralatan baru. Bahkan, pihak Dispendukcapil juga sudah diperintahkan untuk melaporkan setiap perkembangan yang terjadi ke pemerintah pusat dengan tembusan Pemprop Jatim agar nantinya tidak disalahkan.

“Ini bukan kesalahan kami. Sehingga, apabila nanti ada keterlambatan penyelesaian itu bukan kesalahan kami. Sesuai hasil rapat dengan pemerintah pusat dan propinsi, alat yang akan dikirim itu adalah alat baru,” terangnya. (re)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: