//
you're reading...
Uncategorized

Foto Skandal Oknum Camat Gemparkan Pemkab Madiun

* Aktivis LSM Demo Bupati

Pilarnewns-Madiun, Kasus dugaan perselingkuhan oknum Camat di Kabupaten Madiun inisial PR yang dilaporkan oleh ZA suaminya sendiri ke Inspektorat, Kepolisian dan Denpom V/Madiun terus menjadi perbincangan hangat. Menyusul, beredarnya foto telanjang PR bermesraan dengan pria idaman lain (PIL) diduga seorang perwira.

Foto hot PR dengan PIL-nya telanjang dada sedang berciuman beredar luas menggemparkan kalangan pegawai Pemkab Madiun sejak Rabu 23 Mei 2012 lalu, dari Hand Phone ke Hand Phone. Namun tidak jelas siapa orang yang kali pertama menyebar luaskan foto itu.

Jika dilihat dari pose-nya, foto itu kemungkinan diambil sendiri oleh PR atau PIL-nya, dengan menggunakan kamera Hand Phone yang dilengkapi dengan fitur kamera 5 MP (Megapixel).

Menurut sumber yang layak dipercaya, mengungkapkan foto tersebut dipastikan salah satu bukti lampiran laporan dugaan perselingkuhan yang diserahkan oleh ZA kepada Pemerintah Kabupaten Madiun beberapa waktu lalu.

“Iki lho foto adegan mesra Bu Camat yang beredar,” ujar sumber wartawan yang namanya minta dirahasiakan seraya menunjukkan bukti foto, kemarin (28/5/12).

Praktis, dengan beredarnya bukti foto hot itu semakin menguatkan kebenaran skandal PR dengan PIL-nya. Meski demikian, kasus menghebohkan lingkup Pemkab Madiun tersebut masih dalam penyidikan pihak Inspektorat Kab Madiun, Kepolisian Magetan dan Denpom V / Madiun.

Penyidikan dilakukan berdasarkan laporan ZA suaminya dibuat secara resmi ke tiga instansi tersebut serta dilampiri beberapa bukti foto. Namun perkembangan proses penyidikan hingga kini masih belum diketahui, lantaran sangat tertutup.

Sebelumnya, Bupati Madiun H. Muhtarom juga secara tegas menyatakan jika kasus ini tetap akan diproses sesuai prosedur, mekanisme berlaku. ”Jika dari hasil pemeriksaan Inspektorat nanti membuktikan Camat bersalah, apapun alasannya, kalau terbukti bersalah akan kita beri sanksi tegas,” tandasnya.
Bahkan, Bupati juga akan segera menunjuk Plt Camat Jiwan menggantikan posisi Puji Rahmawati (PR). Langkah ini ditempuh agar pelayanan masyarakat tidak terhambat, menyusul proses pemeriksaan terhadap PR.

“Nanti akan kita Plt. Tapi saat ini belum, karena semua masih dalam proses. Setelah benar adanya, baru kita melangkah. Semua ada mekanisme, tidak hanya begitu saja. Hasil dari inspektur akan menjadi acuan kita,” kata Muhtarom.

Kasus asusila tersebut tampaknya mendapat sorotan tajam dari kalangan aktivis LSM. Rencananya, Rabu (30/5/12) hari ini, para aktivis tergabung dalam Koalisi LSM Madiun, koordinator Subari Ketua LSM Mantra dan Budi Santoso Ketua LSM WKR akan unjuk rasa di Kantor Pemkab Madiun. Mereka menuntut Bupati Madiun H. Muhtarom menindaktegas para oknum pejabat yang diduga terlibat perselingkuhan. (re)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: