//
you're reading...
Uncategorized

Polres Madiun Belum Tetapkan Tersangka Bentrokan Prambon

Pilarrakyat-Madiun, Kepolisian Resort Madiun hingga saat ini belum menangkap provokator dan menetapkan satu tersangka pun terkait kasus bentrok antar anggota dua perguruan silat di Desa Prambon Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun.

Kapolres Madiun AKBP Irwan Anwar, dikonfirmasi soal tersangka lebih menjawab normatif. Menurutnya, dalam kasus ini, pihaknya lebih mengedepankan pemeliharaan Kamtibmas dengan tidak mengesampingkan unsure tugas penegakan hukum.

“Nah, untuk kasus ini kita mengedepankan pemeliharaan kamtibmas. Jadi kamtibmas yang kita dahulukan dengan tidak menyampingkan unsure-unsur atau tugas-tugas penegakan hokum,” kata AKBP Irwan Anwar dikonfirmasi wartawan disela-sela mendampingi kunjungan Wakil Bupati Madiun Iswanto meninjau para korban bentrokan di Desa Prambon Dagangan Kabupaten Madiun, Selasa (15/5/12).

Pihaknya juga tidak menampik jika sejumlah orang telah dilakukan pemeriksaan. Namun, sinyal Polisi diperkirakan tidak akan terus mengusut kasus bentrokan berdarah dengan menetapkan tersangka cukup kuat. Sebab, Kapolres berulang kali menegaskan lebih mengedepankan Kamtibmas.

“Sebanyak 14 orang yang diperiksa. Tetapi, kita juga harus bijak menilai suatu perkara. Dimana yang kita tonjolkan. Kami bersama unsure Muspika yang ada disini mengambil kesimpulan bahwa pemeliharaan Kamtibmas yang kita dahulukan,” tambah Kapolres.

Ketika disinggung lagi apakah pengusutan kasus ini akan berlanjut meski para pihak sudah islah, Kapolres kembali menjawab normatif. “Ya betul. Kurang lebih seprti itu,” ujarnya.

Seperti diwartakan, bentrok antara pendekar silat dari dua perguran di Desa Prambon Kec. Dagangan terjadi Minggu (13/5/12) siang. Tanpa diketahui sebab musababnya, massa bersenjata tajam melakukan penghadangan dan penyerangan terhadap sejumlah siswa yang baru mengikuti kenaikan tingkat perguruan. Akibatnya, bentrokan tak bisa dihindari.

Selain mengakibatkan sejumlah orang luka-luka, belasan rumah warga tak berdosa juga jadi sasaran hingga porak poranda. Bahkan, informasi lain juga menyebutkan, jika malam sebelum meletusnya bentrokan, ada seorang diduga provokator yang sudah melakukan terror dengan membawa senjata tajam dan melakukan perusakan rumah warga. Namun tidak juga ada tindakan hukum dari pihak Kepolisian setempat.

Sedangkan untuk mengantisipasi bentrok susulan, perwakilan kedua perguruan disaksikan para tokoh dan Muspika akhirnya islah dengan menandatangani kesepakatan damai bersama di Kantor Kecamatan Dagangan, Senin (14/5/12).(re)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: