//
you're reading...
Uncategorized

Mangkir, Farid dan Daryono Akan Dijemput Paksa ?

* Dugaan Korupsi Di Diskoperindagta Rp. 2,1 M

Pilarrakyat-Madiun, Ahmad Najib Farid dan Daryono berpotensi dijemput paksa tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiun. Lantaran, untuk kali ketiga, tersangka dugaan korupsi bantuan dana program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Disperindag Kab Madiun senilai Rp2,1 miliar mangkir dari panggilan penyidik Kejari.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Madiun, Sudarsana menegaskan, apabila pada pemanggilan berikutnya yang dijadwalkan Senin (7/5/12) depan, kedua tersangka tidak hadir, dipastikan akan dijemput paksa.

“Keduanya sudah kami panggil, tapi tidak bisa hadir. Untuk Daryono melalui PH-nya (Penasehat hukum,red) sudah mengirimkan surat ke kami, menyanggupi hadir Senin depan. Sedangkan tersangka Ahmad Najib Farid, hingga saat ini PH-nya belum mengirimkan surat pemberitahuan kapan dia bisa hadir,” ujar Sudarsana kepada wartawan, Kamis (3/5/12).

Sudarsana menandaskan, pihaknya akan tegas dalam penegakkan hukum. “Jangan sampai kasus ini memunculkan anggapan bahwa kami tidak tegas,” tendasnya.

Secara terpisah, Prijono penasehat hukum Ahmad Najib Farid dikonfirmasi mengakui jika kliennya tidak bisa hadir memenuhi panggilan penyidik Kejari, lantaran masih diluar kota. “Ditunda Senen. Karena Farid dan Nyo’i (Daryono, red) masih diluar kota,” ujarnya.

Diketahui, Ahmad Najib Farid adalah Kabid Perindustrian Diskoperindagta dan Daryono rekanan pengadaan barang, Direktur CV Brasma Jaya, Madiun. Keduanya ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi bantuan dana Program Pengembangan IKM tahun 2008/2010 sebesar Rp. 2,1 miliar. Diantaranya pelaksanaan bantuan yang tidak tepat sasaran dan ada selisih harga barang.

Meski sudah menjalani penyidikan dan ditetapkan tersangka, namun Kejaksaan masih membiarkan keduanya menghirup udara segar. Kedua tersangka dijerat pasal 2 subsider pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (re/wahyu)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: