//
you're reading...
Uncategorized

548 Tenaga Honorer Belum Tentu Lolos PNS

Pilarrakyat-Madiun, Menyusul karut marutnya data base, sedikitnya 548 tenaga honorer yang masuk kategori II atau K-II tersebar di sejumlah Satuan Kerja Pemerintah Kabupaten terancam belum tentu lolos menjadi PNS pada rekrutmen 2012 ini.

Menurut Slamet, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, faktor penyebabnya, karena Kemen-PAN juga memiliki tim yang bertugas memverfikasi data dan berkas tenaga honorer yang diajukan daerah.

‘’Tergantung kelengkapan data dan kebenaran fakta. Pengajuan dari daerah bukan jaminan, kalau ditemukan data yang tidak sesuai, ya tidak lolos,’’ kata Slamet kepada wartawan.

Sisi lain, Komisi A juga mendesak pemerintah daerah untuk tidak melakukan rekrutemn tenaga honorer. Sebab, rekrutmen bakal menjadi beban APBD. ”Saat ini 59,7 persen APBD digunakan untuk gaji pegawai,” kata Slamet.

Karena itu, terangnya, dinas terkait harus mulai menata tenaga kerja yang membludak. Terutama posisi guru. Menurutnya, untuk mengisi kekosongan guru SD, lebih baik dilakukan redistribusi guru. Meski demikian, ia tidak menampik, pemerintah daerah juga kekurangan tenaga penyuluh KB maupun juru pengairan.

”Jika dipaksana direkrut melalui jalur CPNS maupun tenaga honorer bakal menyulitkan pemerintah daerah. Untuk penghematan anggaran lebih baik rekrutmen melalui outsourcing saja, jadi pemda tidak terikat,’’ terangnya.

Sementara itu, mengenai terkait karut marutnya data base tenaga honorer K-II yang belum tuntas, Kemen-PAN dan Reformasi Birokrasi kabarnya memberikan kesempatan pada daerah untuk menyempurnakan K-II.

Hal itu diketahui, anggota dewan saat ngluruk ke Jakarta untuk menanyakan nasib ribuan tenaga honorer. Kedatangan para wakil rakyat ini diterima langsung direjen SDM dan Aparatur Negera, Kemen-PAN dan RB, Ramli.

‘’Masih ada kesempatan masuk K-II. Dan langkah penyempurnaan ini membuat kami sedikit lega, hanya saja kami dirisaukan dengan batas waktu verifikasi yang tidak bisa diulur,’’ jelas Slamet.

Sedangkan batas waktu penyempurnaan diberikan Kemen-PAN sampai 30 April ini dan tidak bisa diubah. ‘’Kami minta, tenaga honorer yang belum masuk pemberkasan K-II segera memanfaatkan waktu yang tersedia,’’ katanya. (re)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: