//
you're reading...
Uncategorized

IPAL RSUD Caruban Mulai Dioperasikan

Tambah Dokter Spesialis

Pilarrakyat-Madiun, Instalasi pengolah air limbah (IPAL) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban Kabupaten Madiun mulai dioperasikan untuk mengolah limbah di lingkungan rumah sakit. Ini setelah, diresmikan oleh Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos, Rabu (11/4).

Menurut Bupati Madiun H. Muhtarom, pembangunan IPAL ini merupakan salah satu keberhasilan Pemkab Madiun dalam pembangunan. Karena itu, diharapkan dapat mendukung upaya meningkatkan pelestarian lingkungan serta program green hospital yang telah dicanangkan RSUD Caruban.

“Dengan dibangunnya IPAL ini dapat memecahkan masalah khususnya pengolahan limbah air. Baik limbah domestic maupun medis, agar tidak berdampak negative terhadap lingkungan maupun masyarakat,” kata Muhtarom saat meresmikan IPAL di RSUD Caruban, Rabu (11/4/12).

Sisi lain, Bupati juga menghimbau agar RSUD Caruban sebagai green hospital selalu hemat energy listrik dan air, serta efesien dalam pengelolaan sumber daya.

“Prinsip saya sangat apresiatif dengan jajaran RSUD dalam menciptakan lingkungan rumah sakit yang bersih, hijau dan segar dalam program green hospital, tapi juga harus hemat listrik dan air,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Informasi RSUD Caruban Kabupaten Madiun, Yeni menjelaskan dengan operasionalnya IPAL diharapkan mutu air limbah yang dikeluarkan oleh rumah sakit dapat mencapai standart yang ditetapkan sesuai SK Gubenur Jatim No. 61/1999 tentang baku mutu limbah cair rumah sakit.

“Tujuan pengolah air limbah ini, guna mengurai kandungan bahan pencemar di dalam air terutama senyawa organic, padatan tersuspensi, mikroba pathogen, dan senyawa organik yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme,” jelas Yeni.

Sedangkan pengolahan air limbah itu sendiri, tambahnya,terdapat beberapa parameter kualitas yang digunakan. “Parameter organic, karakteristik fisik dan kontaminan spesifik,” tambahnya.

Diketahui, dari tahun ke tahun RSUD Caruban terus melakukan terobosan guna meningkatkan mutu pelayan dan lingkungan. Tak heran, jika pada 2011 mendapat suntikan anggaran dari pemerintah pusat mencapai Rp. 1,4 miliar guna pembangunan gardu kubikel, ruang VIP Paviliun, IPAL dan rehab gedung persalinan.

Sisi lain juga adanya penambahan sumber daya manusia, seperti dokter spesialis, jantung, anaesthesi, orthopaedi (bedah tulang) dan rehabilitasi medik. ”Bulan juni ada penambahan dokter spesialis paru,” tambah Yeni. (re/yu)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: