//
you're reading...
Uncategorized

Tolak BBM, Massa PDIP Madiun Demo

Pilarrakyat-Madiun, Ratusan massa PDI Perjuangan DPC Kabupaten/Kota Madiun serentak melakukan aksi demonstrasi, Selasa (27/3). Mereka menolak rencana Pemerintah menaikkan harga BBM, April mendatang.

Massa PDIP Kab Madiun mayoritas mengenakan kostum merah dan hitam, simbol PDI Perjuangan melakukan aksi di DPRD setempat. Dalam orasinya, mereka menuntut Pemerintah mebatalkan kenaikan harga BBM itu.

“PDI Perjuangan menolak kenaikan harga BBM karena bisa menyengsarakan rakyat kecil,” kata Subari coordinator aksi yang juga sekretaris DPC PDIP Kabupaten Madiun saat aksi, Selasa (27/3).

Puas berorasi, selanjutnya sekitar 15 orang perwakilan diterima dialog oleh Ketua DPRD Y. Ristu Nugroho dan Wakil Ketua DPRD Joko Setiyono.

Perwakilan massa PDI Perjuangan mendesak seluruh fraksi di DPRD Kabupaten Madiun ikut menandatangani pernyataaan sikap menolak kenaikan harga BBM.

“Kalau SBY menaikkan harga BBM, apakah tidak sebaiknya SBY turun saja. Sebab itu, kami mendesak seluruh fraksi ikut menandatangani, hilangkan unsur ewuh pakewuh,” ujar Prasetyo Budi Utomo Ketua PAC PDIP Balerejo.

Dialog akhirnya diakhiri dengan penandatanganan surat pernyataan menolak kenaikan harga BBM oleh sejumlah pimpinan dan anggota DPRD termasuk Ketua DPRD Kabupaten Madiun Ristu Y. Nugroho, Fraksi PDIP, Hanur dan Wakil Ketua DPRD Joko Setiyono.

Ketua DPRD Kab Madiun Ristu Nugroho, mengatakan akan menyampaikan aspirasi massa PDI Perjuangan sampai ke pusat. “Kami akan kawal dan menyampaikan aspirasi dari masyarakat Madiun ini,” tegas Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun ini.

Dalam aksinya, massa melakukan orasi kecaman terhadap pemerintahan SBY-Boediono dan mengusung sejumlah poster bertuliskan “Sejahtera = SBY + Kroni Partai Koalisi = Sengsara Rakyat Kecil, “PDIP Selalu Berjuang Bersama Rakyat Kecil”, “PDIP Tetep Mbolo Kawulo Alit”, “Ketika Partai-Partai Berkoalisi, Hanya PDIP Yang setia Membela Rakyat”, Harga BBM Naik, Transportasi Naik, Harga Sembako Naik, Harga Pupuk Naik, Harga Kebutuhan Naik, Pengangguran Meningkat dan Rakyat Kecil Sekarat”, “Harga BBM Naik, SBY Turun” Harga BBM Naik, Rakyat Makin Sengsara” “Lik SBY Aku Kudu Piye, Karepmu Piye”, BBM Jangan Buat Alasan Naikkan Harga BBM, Pengecut”, ”Kenaikan BBM adalah Penindasan” .

Selain itu, massa juga dihibur dengan kesenian reog dan dangdut. “Pihak PDI Perjuangan memang sengaja memberi hiburan untuk meredam aksi anarki agar demo berjalan tertib,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Madiun Riestu Y. Nugroho yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun.

Sedangkan puluhan massa PDIP Kota Madiun aksi di DPRD, Balai Kota dan siaran langsung di RRI Madiun. Mereka dengan lantang menolak kenaikan harga BBM dan mendapat dukungan dari Fraksi PDIP dan anggota Fraksi Golkar.

Seluruh anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Madiun menandatangi surat penyataan sikap peserta aksi sebagai bentuk dukungan dan penolakan kenaikan harga BBM, diantaranya Sdr. Heri Supriyanto, Sdr. Widodo Ponco Putro, Sdr. Didik Yulianto dan Ny. Ana Norma.

Sementara itu, Winarko Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Madiun, yang turun di kerumuman aksi mengatakan meski tidak membubuhkan tanda tangan, namun kami menyatakan mendukung aspirasi penolakan kenaikan harga BBM. Aksi berakhir sekitar pukyul 13.00 Wib, setelah perwakilan pengurus PDIP melakukan siaran langsung di RRI. (re)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: