//
you're reading...
Uncategorized

Maju Bupati 2013, Muhtarom Klaim Didukung Kyai

Pilarrakyat-Madiun, Bupati Madiun H. Muhtarom memastikan diri ikut berlaga dalam perhelatan pemilihan Bupati 2013 mendatang. Dia mengklaim, kepastian ini diambil karena ada permintaan dari masyarakat dan kalangan kyai NU (Nahdlatul Ulama).

“Saat kami study banding di Magelang, ada 4 bus rombongan para kyai NU dari Madiun melakukan ziarah ke Walisongo. Para kyai itu minta agar saya kembali mencalonkan pada 2013. Ini baru dari kalangan kyai. Yang dari masyarakat biasa juga banyak,” klaim Muhtarom kepada wartawan, Jumat (24/2/12).

Secara politis, Muhtarom mengaku jika selaku kader NU, dirinya tidak diperkenankan minta jabatan. Tapi, jika diberi mandat dan didukung oleh rakyat, dirinya siap maju kembali pada pemilukada 2013. “Selaku kader NU, saya tidak pernah minta jabatan. Tapi kalau diberi mandat oleh rakyat dan didukung, saya siap,” katanya dengan percaya diri.

Sementara itu, mengenai kendaraan politik yang akan ditumpangi, Muhtarom mengaku masih belum melakukan persiapan khusus termasuk menentukan kendaraan politik. “Untuk jabatan Ketua DPC PKB saja masih akan proses perpanjangan. Karena belum ada konfercab,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Muhtarom juga mengklarifikasi pemberitaan soal bagi-bagi uang bantuan kepada warga Karang Taruna Desa Morang, Kecamatan Kare disela kegiatan penilaian PHBS, Senin (20/2) pekan lalu.

Menurutnya, pemberian uang itu hanya untuk mendukung kegiatan olah raga Karang Taruna, tidak ada motif Pilkada 2013 mendatang. “Waktu di warung, saya dicegat oleh pemuda Karang Taruna. Mereka minta bantuan untuk mendukung pengembangan olah raga voli. Ya sudah, saya beri uang. Itu pun nilainya cuma Rp 700 ribu. Jadi tidak benar kalau saya bagi-bagi uang,” ujarnya.

Sementara itu, informasi beredar di masyarakat dan lingkup Pemkab Madiun, persiapan Muhtarom maju sebagai Bupati keduakali cukup matang. Rumornya selain persiapan sistem birokrasi dan APBD, secara teknis dan tim sukses juga mulai disiapkan.

Mulai dari pembentukan tim tujuh terdiri para pejabat eksekutif , pemanfaatan jaring Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dibawah naungan Dinas Perhubungan, Informatika dan Komunikasi, serta mengumpulkan tokoh tokoh di Dapil 4 dan 5 dikoordinir oleh para Camat dan Bakesbangpol serta fungsionaris PKB. (re/yu)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: