//
you're reading...
Uncategorized

Bupati Perintahkan Kasatpol PP Tutup Ritel Bodong

Pilarrakyat-Madiun, Dituding tidak pro rakyat, pasca terkuaknya supermarket / minimarket dan toko modern bodong (ilegal) di wilayah Kabupaten Madiun, membuat Bupati Madiun H. Muhtarom ‘berang’. Pihaknya langsung perintahkan Kepala Satpol PP melakukan penutupan terhadap ritel asing tersebut.

“Saya perintahkan, Kasat Pol PP harus segera bertindak menutup sementara sampai yang bersangkutan mengantongi ijin,” ujar Bupati Muhtarom, usai mendampingi Wagub Jatim, Gus Ipul dalam rangka pemberian bia siswa terhadap anak yatim berprestasi, di PG Rejo Agung Baru Madiun, Kamis (16/02/12).

Menurut Muhtarom, akibat kondisi tersebut telah memunculkan kesan, pihaknya di peta kompli oleh pemilik modal. Sisi lain, keberadaan ritel itu memang bisa berdampak negatif. Jika tidak segera disikapi, dikwatirkan akan memicu gejolak ditingkat masyarakat.

“Terkait masalah ini, posisi kita dilematis. Satu pihak kita tidak boleh mematikan pengusaha. Dilain pihak, kita juga tidak boleh “membunuh” pedagang kecil,” tandas Muhtarom.

Disinggung soal adanya campur tangan oknum yang merekayasa persetujuan warga hingga berani menerbutkan ijin pendirian, Muhtarom menandaskan, cara seperti itu tidak benar. “Sejak awal mestinya ditertibkan.,” tandasnya.

Sebab itu, Muhtarom meminta, sebelum melangkah jauh, hendaknya para pemilik minimarket maupun supermarket mengurus ijin terlebih dulu. “Kenyataan sekarang, bangunan sudah ada, tapi, ijin baru di urus. Ini merugikan masyarakat juga merugikan Pemkab Madiun,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, hasil hearing kasus perijinan gerai Alfamart Desa Tiron Kec madiun, terungkat dari 29 jenis supermarket/minimarket baik Indomart, Alfamart maupun toko modern di Kab Madiun, baru 7 unit yang mengantongi ijin, sedangkan lainnya masih ‘bodong’. Hal itu diungkapkan Kepala Seksi KPPT Kabupaten Madiun, Sdri. Yayuk Sri Wahyurini.

Melihat fakta tersebut, kalangan Anggota DPRD Kab. Madiun langsung bereaksi. Salah satunya dilontarkan Suyitno Anggota Komisi B yang menilai Pemkab Madiun yang membuka peluang kepada pemilik modal, telah menghancurkan para pedagang kecil. (remi/hendri)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: