//
you're reading...
Uncategorized

LPj Molor, ADD 2012 Terancam Tidak Cair

Pilarnews-Madiun, Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2012 untuk Desa di Kabupaten Madiun terancam tidak cair. Sebab, hingga saat ini laporan pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa (LPJ ADD) tahun 2011 masih amburadul dan molor dari jadwal ditetapkan.

“LPJ ADD tahun anggaran 2011 masih banyak yang amburadul. Padahal mestinya, LPJ ADD sudah harus dituntaskan paling lambat 10 Januari 2012 kemarin,” kata Suprapto, anggota Komisi C DPRD Kab. Madiun.

Suprapto mengungkapkan, dari total 198 desa tersebar di Kabupaten Madiun yang menerima gelontoran ADD, baru sekitar 75 persen yang menyelesaikan LPJ ADD. Sedang sisanya, hingga saat ini masih belum jelas.

Tak pelak, hal itu membuat kalangan Anggota Komisi C DPRD setempat berang dan kecewa atas sikap pengelola ADD. “Kami sangat kecewa, karena ternyata realisasi LPJ-nya masih amburadul,” ungkap Ketua Fraksi PDIP ini.

Menurutnya, kondisi itu terjadi akibat pencairan ADD pada tahun anggaran berjalan dilakukan mepet waktu. Juga, karena lemahnya sistem pengawasan dilakukan pemkab setempat serta karena minimnya SDM yang dimiliki pengelola ADD. “Temuan kami, faktor penyebabnya adalah karena tiga hal itu tadi,” ujarnya.

Sebab itu, Komisi C menjadwalkan, akan melakukan inspeksi mendadak terkait masalah tersebut, jika sampai minggu kedua bulan ini LPJ ADD tak kunjung diselesaikan. “Kami menjadwalkan akan turun lagi ke desa-desa untuk cek sejauhmana realisasinya,” tandasnya.

Pihaknya mendesak, Pemkab Madiun peka terhadap permasalahan ini. Sebab, jika kondisi tersebut dibiarkan terus berlanjut, akan berdampak pada molornya penyaluran ADD. “Pengarahan, pembinaan dan pengawasan harus ditingkatkan. Jangan umbar-umbaran seperti ini,” ujarnya.

Sayangnya, ketika dikonfirmasi wartawan kaitannya dengan hal itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Wahyuono Widoyo Edi, belum bisa berkomentar banyak. Alasannya, yang bersangkutan adalah pejabat baru. Selain itu, dia mengaku belum tahu datanya.

“Aku sik lagi anyaran mlebu neng Bappemas dan Pemdes. Dadi rung iso komentar. Masalahe kuwi tahun lalu. Aku sik rung ruh njerohane. Nanti aja tak tanyakan ke Kabidnya mas,” ujarnya. (remi)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: